tugas imk prototyping

Posted: Mei 1, 2014 in Uncategorized

prototypingPROTOTYPING

 

Prototyping merupakan salah satu metode pengembangan perangat lunak yang banyak digunakan. Dengan metode prototyping ini pengembang dan pelanggan dapat saling berinteraksi selama proses pembuatan sistem.Prototyping dapat diartikan sebagai proses yang digunakan untuk membantu pengembang perangkat lunak dalam membentuk model dari perangkat lunak yang harus dibuat.

Metode  Rapid Prototyping

Rapid prototyping merupakan kumpulan beberapa teknik untuk membuat prototype secara cepat, lebih hemat biaya dengan menggunakan Computer-Aided Design (CAD). Rapid Prototyping memberikan gambaran mendasar dari proses manufaktur umum dan Menyajikan prinsip-prinsip dan aplikasi merancang dan fabrikasi bagian di format . Sehingga produsen dan desainerdisetiap industri memiliki banyak keuntungan, cepat dan biaya yang efektifuntuk menciptakan model 3-dimensi yang berkualitas tinggi.

 

– Apa itu Rapid Prototyping ? Rapid Prototyping (RP) dapat didefinisikan sebagai metode-metode yang digunakan untuk membuat model berskala (prototipe) dari mulai bagian suatu produk (part) ataupun rakitan produk (assembly) secara cepat dengan menggunakan data Computer Aided Design (CAD) tiga dimensi. Rapid Prototyping memungkinkan visualisasi suatu gambar tiga dimensi menjadi benda tiga dimensi asli yang mempunyai volume. Selain itu produk-produk rapid prototyping juga dapat digunakan untuk menguji suatu part tertentu. Metode RP pertama ditemukan pada tahun 1986 di California, USA yaitu dengan metode Stereolithography. Setelah penemuan metode tersebut berkembanglah berbagai metode lainnya yang memungkinkan pembuatan prototipe dapat dilakukan secara cepat.
Saat ini, pembuatan prototipe menjadi syarat tersendiri pada beberapa perusahaan dalam upaya penyempurnaan produknya. Beberapa alasan mengapa rapid prototyping sangat berguna dan diperlukan dalam dunia industri adalah:
Meningkatkan efektifitas komunikasi di lingkungan industri atau dengan konsumen.
Mengurangi kesalahan-kesalahan produksi yang mengakibatkan membengkaknya biaya produksi.
Mengurangi waktu pengembangan produk.
Meminimalisasi perubahan-perubahan mendasar.
Memperpanjang jangka pakai produk misalnya dengan menambahkan beberapa komponen fitur atau mengurangi fitur-fitur yang tidak diperlukan dalam desain.
Rapid Prototyping mengurangi waktu pengembangan produk dengan memberikan kesempatan-kesempatan untuk koreksi terlebih dahulu terhadap produk yang dibuat (prototipe). Dengan menganalisa prototipe, insinyur dapat mengkoreksi beberapa kesalahan atau ketidaksesuaian dalam desain ataupun memberikan sentuhan-sentuhan engineering dalam penyempurnaan produknya. Saat ini tren yang sedang berkembang dalam dunia industri adalah pengembangan variasi dari produk, peningkatan kompleksitas produk, produk umur pakai pendek, dan usaha penurunan biaya produksi dan waktu pengiriman. Rapid prototyping meningkatkan pengembangan produk dengan memungkinkannya komunikasi yang lebih efektif dalam lingkungan industri.

Sumber : http://archer.web.id/rekayasa-interface/rapid-prototyping/

b. Dimensi Prototype

Dalam hal ini terdapat beberapa dimensi Prototype yaitu :

penyajian, lingkup, executability dan maturation.

Langkah menggunakan Metode Komputer, yaitu :

Menirukan lebih banyak kemampuan sistem.

– Pada umumnya hanya baru beberapa aspek atau fitur

– Dapat berpusat pada lebih banyak detail

– Bahaya: Para pemakai jadi lebih segan untuk menyarankan  perubahan sekali ketika mereka melihat prototype yang lebih realistis.

c. Terminology 

Konstruksi teknis pada Terminologi Prototype yang digunakan sebagai media interaksi manusia dan komputer.

1.Prototype Horisontal

– Sangat luas, mengerjakan sebagian besar interface, tetapi tidak mendalam
– Mencakup seluruh antarmuka pengguna namun tanpa fungsi pokok, berupa simulasi dan belum dapat digunakan untuk melakukan pekerjaan yang sesungguhnya
– Misal, pengguna dapat mengeksekusi seluruh navigasi dan perintah pencarian, tapi tanpa memanggil informasi real.
– Mengurangi level fungsionalitas, tetapi semua fitur ada.

2.Prototype Vertikal

– Lebih sedikit aspek atau fitur dari interface yang disimulasikan, tetapi dilaksanakan dengan rincian yang sangat baik
– Mengandung fungsi yang detail tapi hanya untuk beberapa fitur terpilih, dan tidak pada keseluruhan sistem
– Misalnya dalam sistem informasi penerbangan, pengguna dapat mengakses suatu basisdata dengan data real dari penyedia informasi, tetapi tidak untuk keseluruhan data
– Mempunyai performans lebih rendah dibanding sistem final
– Tidak dalam jaringan

3. Early Prototyping (prototipe cepat)
4. Late Prototyping (prototipe lambat)
5. Low-fidelity Prototyping (prototype dengan tingkat ketepatan yang rendah)
.

Low – fidelity prototype Characteristics :
– Gambaran cepat dari sistem final
– Mempunyai fungsi atau interaksi yang terbatas
– Lebih menggambarkan konsep , perancangan, alternativ, dan layout layar dibanding model interaksi pengguna dengan sistem.
– Mendemonstrasikan secara umum ‘feel and look’ dari antarmuka pengguna.
– Tidak untuk memperlihatkan secara rinci bagaimana operasi sistem aplikasi.
– Digunakan pada awal siklus perancangan
– Memperlihatkan konsep pendekatan secara umum tanpa harus membuang banyak tenaga, biaya dan waktu.

Contoh (1) storyboard:
– Digunakan di awal desain.
– Biasanya digunakan dengan skenario, lebih terinci, dan dapat diputar ulang.
– Kumpulan dari sketsa/frame individual.
– menyajikan urutan inti cerita.
– menunjukkan bagaimana kemungkinan user dapat mengalami peningkatan melalui setiap aktifitas.
Contoh (2) sketsa:
– Sketsa sangat penting untuk low-fidelity prototyping.
– Jangan takut dengan kemampuan menggambar.
– Menyajikan “tampilan” yang kotor dan cepat dari interface, konsep desain,dll.

Contoh (3) “wizard-of-oz”:

– User berpikir mereka berinteraksi dengan komputer, tapi developerlebih menanggapi hasilnya daripada sistemnya.
– Biasanya dilakukan di awal desain untuk memahami apa yang diharapkan oleh user.

6. Mid-fidelity prototyping (prototype dengan tingkat ketepatan sedang)
Contoh tools yang digunakan: powerpoint, illustrator, dll.

7. High-fidelity prototyping (prototype dengan tingkat ketepatan yang tinggi)

Tools umum yang digunakan:
Macromedia Director, Visual Basic, Flash, illustrator.

High – fidelity prototype Characteristics :
– Mempunyai interaksi penuh
– Pengguna dapat memasukkan data kedalam medan masukan, menanggapi pesan, memilih icon untuk membuka window,berinteraksi dengan UI
– Mewakili fungsi-fungsi inti dari antarmuka pengguna produk
– Umumnya dibuat dengan 4GLs seperti Smalltalk atau bahasa pemrograman berbasis visual
– Dapat mensimulasikan sebagaian besar fungsi dari sistem akhir
– Trade off kecepatan dengan ketelian
– Tidak secepat dan semudah membuat prototipe low-fidelity
– Mewakili antarmuka pengguna yang akan diimplementasikan dalam produk akhir
– Mempunyai penampilan yang sangat mirip dengan produk aktual

8. Low VS high-fidelity prototypes

– Fidelity mengacu pada tingkat kerincian dengan produk akhir
– Low-fidelity prototype Æ tidak terlalu rinci
– High fidelity prototype Æ seperti produk akhir

9. Scenario-based prototyping
– Mengurangi level fungsionalitas dan jumlah fitur
– Sangat mudah untuk dirancang dan diimplementasikan
– Hanya mampu untuk mensimulasikan UI sepanjang pengujian pengguna mengikuti rencana pengujian sebelumnya.
– Berukuran kecil, dapat diubah dan ditest berulang-ulang.
– Dapat dikembangkan menggunakan satu atau beberapa skenario tugas

10. Major Prototype Types
* Low-Fidelity Prototypes
– Prototipe dengan menggunakan sketsa (contoh/tiruan) dan kertas.
– Fiktif, dengan menggunakan komponen antarmuka yang dibuat terlebih dulu pada kertas

Medium-Fidelity Prototypes
– Membuat gambar pada komputer Storyboards
– Membangun antarmuka pengguna dalam mode test
– Membuat Slides show dan simulasi

High-Fidelity Prototyping Techniques
– Berupa prototipe yang berbasis perangkat lunak dengan tool RAD, GUI Builders dan Editor Script

11. Paper prototyping

* Teknik ini memanfaatkan materi dan peralatan sederhana (kertas dan pensil) untuk membuat antarmuka sistem pada kertas.
* Model prototipe ini merupakan salah satu cara yang efektif dan berguna untuk mengevaluasi dan meng-iterasi perancangan sebelum tim memutuskan untuk mengimplementasikannya
* Elemen antarmuka seperti menu, window, dialog dan icon dapat dibuat sketsanya pada kertas.

 

d. Metode prototyping meliputi langkah-langkah :

1. Pemilahan fungsi
2. Penyusunan Sistem Informasi
3. Evaluasi
4. Penggunaan Selanjutnya

 

Ada 2 Jenis Prototype :

Jenis I : Suatu Sistem yang akan menjadi sistem operasional

Jenis II : Suatu model yang dapat dibuang yang berfungsi sebagai cetak biru bagi sistem operasional.

Jenis-jenis prototyping meliputi:

1. Feasibility prototyping
2. Requirement prototyping
3. Desain Prototyping
4. Implementation prototyping

Teknik-teknik prototyping meliputi:

1. Perancangan Model
2. Perancangan Dialog
3. Simulasi 

 

Prototyping Tools

1. Draw/Paint Program, contoh: Photoshop, Coreldraw

– Menggambar setiap layar, baik untuk dilihat.

– Prototype horisontal, tipis.

– Adobe Photoshop.

2. Scripted Simulations/Slide Show,
contoh: Powerpoint, Hypercard,Macromedia Director, HTML.

– Letakkan tampilan seperti storyboard dengan (animasi) perubahan diantaranya.

– Dapat memberikan user catatan yang sangat spesifik.

– Disebut chauffeured prototyping.

– Macromedia Director.

3. Interface Builders, contoh: Visual Basic, Delphi, UIMX.

– Tools untuk menampilkan jendela, kendali, dan lain-lain dari interface.

contoh :

 

Fitur yang baik

– Mudah dikembangkan dan memodifikasi layar.

– Mendukung jenis interface yang dikembangkan.

– Mendukung berbagai macam divasi Input/Output.

– Mudah untuk memodifikasi dan menghubungkan layar.

– Mengijinkan memanggil prosedur eksternal dan program.

– Mengijinkan mengimpor teks, grafik, media lain.

– Mudah untuk dipelajari dan digunakan.

– Dukungan yang baik dari vendor.

 

sumber : http://pamungkazer.wordpress.com/2011/05/26/prototyping/

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s