Tugas Bahasa Indonesia menceritakan Hal menarik

Posted: November 3, 2014 in Uncategorized

Kenapa saya bisa masuk keUnivesitas Gunadarma

Pada awalnya tak terfikirkan oleh saya untuk masuk ke Perguruan tinggi ini. Sejak SMA saya.Berkeinginan untuk menjadi seorang TNI namun cita cita saya itu belum terwujud. Pada waktu itu saya bersekolah di SMAN 3 Tambun Selatan. Dan dari situlah saya harus memikirkan stelah lulus ingin melanjutkan kemana?.  Saya pun berkomunikasi dengan ke 2 orang tua saya bahwa saya ingin menjadi seorang TNI orang tua saya pun mendukung penuh keinginan saya itu . Disekolah saya pada waktu itu membuka tes SNPTN untuk masuk ke perguruan tinggi Negeri namun saya pun tdak mengambil SNPTN tersebut karena fokus untuk tes masuk TNI. Awalnya saya berkonsultasi ke guru bimbingan konseling saya jika saya mengambil tes SNPTN tersebut dan diterima di Perguruan Tinggi Negeri saya harus mengambilnya dan tidak boleh untuk membatalkan karena nantinya akan berpengaruh kepada adik –adik kelas saya nantinya maka saya putuskan untuk tidak mengambil nya dan saya fokus untuk tes masuk Akmil yaitu Akademi Militer. Saya pun mengikuti tes di Kodam Jaya Cililitan tesnya pun meliputi kesehatan,jasmani,mental idiologi,pantauan akhir daerah dan Panitia pusat. Hari hari tes pun saya jalani dengan penuh semangat dan tak lupa juga dengan doa. Saya pun lulus dari tes kesehatan sampai mental idiologi. Dan saat saat yang meneggangkan pun terjadi saat saya sudah memasuki tes pantauan akhir daerah sekitar 200 orang yang memasuki tes pantauan daerah dan 120 orang diambil untuk mengikuti tes dipanitia pusat. Tapi disitu saya gagal masuk karena ada nilai yang kurang.  kemudian saya mencoba tes mandiri diUniversitas Negeri Jakarta (UNJ) mengambil jurusan olahraga tapi kembali gagal dan akhirnya saya masuk kuliah ke Universitas Gunadarma dan mengambil jurusan Sistem Komputer.

Hal menarik sewaktu pendakian di Gunung Semeru

Tanjakan Cinta di Ranu Kumbolo

Ranu Kumbolo salah satu keindahan alam yang terdapat di lereng gunung Semeru, berada diketinggian 2.400 mdpl ini menyimpan banyak sekali eksotisme. Selain keindahan alamnya, Ranukumbolo juga menyimpan banyak sekali mitos.Ranu yang berarti danau dan kumbolo berarti berkumpul, danau untuk tempat berkumpul. Hal ini bisa dilihat bahwa di Ranu Kumbolo dijadikan tempat berkumpulnya para pendaki untuk beristirahat atau bermalam sebelum melanjutkan pendakian ke puncak gunung Semeru atau Mahameru.Pada bagian Barat danau, terdapat sebuah bukit tinggi menjulang. Bukit ini merupakan bagian dari rute pendakian ke arah puncak, kemiringan tidak kurang dari 45 derajat dan merupakan rute tanjakan yang landai tapi panjang. Ada yang menarik di sini, ternyata tanjakan tersebut memiliki julukan yaitu Tanjakan Cinta.Julukan tersebut lantaran ada mitos yang beredar di kalangan pendaki. Menurut beberapa sumber mitos ini lahir dari kisah tragedi dua sejoli yang sudah bertunangan saat mendaki tanjakan tersebut.Konon, waktu itu, si cowok melewati tanjakan tersebut lebih dulu. Sementara calon istrinya kepayahan naik tanjakan itu, cowok tadi cuma melihat dari atas sambil foto-foto. Naas, pendaki cewek ini tiba-tiba pingsan dan jatuh terguling ke bawah, kemudian tewas.”Barang siapa yang bisa terus berjalan tanpa berhenti hingga di atas bukit dan tanpa menoleh ke belakang, jika sedang jatuh cinta akan berakhir bahagia, itulah mitos tanjakan cinta,” kata jerry, seorang sopir jeep charteran saat menuju Ranu Pane pada Senin (28/6).Butuh tenaga ekstra untuk melewati tanjakan ini tanpa berhenti apalagi sambil mengangkat berat beban yang kita bawa,setelah sampai di ujung tanjakan cinta rasa lelah kita serasa hilang karena melihat indahnya Ranu Kumbolo yang membisu diselimuti kabut dari kejauhan.Bukan sekedar mendaki, namun para pendaki yang punya hobi memancing tak pernah melewatkan membawa pancing untuk sekedar melepas hobi di telaga yang memiliki luas 14 hektar yang dikelilingi bukit hijau dengan pohon-pohon cemara dan padang rumput.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s